Kamis, 24 Januari 2013

Tugas Softkill 3



PENGERTIAN CCTV, IP NETWORK KAMERA,
DAN VIDEO STREAMING
Dikutip oleh
(Udi Kusprianto)

Pada saat ini kejahatan sering terjadi dimana-mana yang tidak dapt diduga kapan akan terjadi sehingga setiap orang tidak dapat kapan mereka harus mempersiapkan antisipasi dari terjadinya kejahatan tersebut.
Maka ketika datang kejahatan itu tidak ada lagi yang harus dikompromikan. Apakah itu untuk rumah atau pendirian usaha Anda mendapatkan perlindungan sebanyak yang Anda bisa adalah hal yang paling penting untuk diingat. Bahwa pada saat itulah dibutuhkannya alat yang canggih dan semakin deperlukan yang memungkinkan orang untuk memantau mendeteksi dan mengidentifikasi penyusup dan mengawasi setiap keadaan yang terjadi.
Adapun alat-alat yang perlu diketahui setiap orang bahwa alat inilah yang dapat digunakan dalam melindungi dari kejahatan-kejahatan yang akan terjadi ataupun merekam yang sudah terjadi.

Apa yang dimaksud dengan kamera CCTV
CCTV kepanjangan dari Closed Circuit Television. Ini merupakan salah satu kamera pengintai pertama yang keluar di pasar. Alat ini dikembangkan di Jerman tetapi hanya digunakan oleh ilmuwan-ilmuwan untuk memantau penemuan mereka dari jauh dimana alat ini dipasangkan pada suatu roket. Penampilan pertama mereka di AS di Times Square New York City. Hampir disetiap sudut di New York memiliki CCTV. Ini menjadi sukses besar di AS dan Inggris sejak itu.

Cara kerja CCTV
CCTV konvensional yang dimaksud adalah sistem dengan kamera analog yang terhubung ke DVR dengan menggunakan media kabel coaxial dan konektor BNC (Bayonet Neil Connector). Semua tarikan kabel dari kamera berujung di alat perekam. Kamera CCTV yang digunakan bebas, apapun merk dan tipenya, tidak ada daftar kompatibilitas. Alat perekam pada sistem konvensional disini mutlak berupa hardware, contoh pada gambar di atas adalah DVR (Digital Video Recorder). Semua hasil rekaman disimpan di storage DVR berupa harddisk. Lamanya perekaman tergantung besarnya harddisk tsb. Terhubung ke jaringan sudah merupakan suatu hal yang mutlak, begitupun CCTV konvensional. Dulu hanya beberapa merk dan tipe saja yang bisa dilihat dan dikontrol via jaringan. Sekarang hampir semua DVR sudah dapat dilihat dan dikontrol baik via jaringan lokal (LAN) maupun internet.

CCTV datang dalam empat bagian dasar lensa atau kamera DVR monitor dan kabel. Kamera menangkap gambar dan kemudian mengirimkannya ke DVR melalui kabel dan masuk ke monitor untuk melihat. DVR ini memiliki dua tujuan dasar untuk mengkonversi sinyal analog ke video dan untuk merekam video ke hard disk drive-nya. Kamera CCTV merupakan kamera kabel. Yang berarti bahwa Anda harus menempatkan kamera di lokasi tertentu dan kemudian kawat mereka semua jalan ke stasiun pemantauan. Ini adalah salah satu kelemahan dari CCTV. Karena jika Anda berencana untuk menginstal kamera luar ruangan atau di mana saja jauh dari DVR Anda akan memerlukan beberapa wirings. Ini bukan hanya mahal tetapi mereka tidak menyenangkan untuk dilihat. Dengan adanya permasalahan ini dibuatlah CCTV nirkabel yang disebut kamera IP.

Yang dimaksud dengan kamera IP
IP singkatan dari Internet Protocol. Ini adalah perekam kamera digital yang menggunakan teknologi digital bukan analog seperti pada CCTV. Sementara kamera IP yang tersedia baru-baru ini menjadi sukses besar sampai saat ini. Perusahaan yang disebut AXIS adalah pengembang pertama dari IP kamera walaupun kamera IP pertama dikomersialisasikan dirilis oleh Intellio.

Cara kerja IP Kamera
IP kamera datang dalam dua bagian dasar lensa atau kamera dan perangkat NVR. Dalam memahami kamera IP yang memiliki built-in kemampuan untuk mengkonversi file ke dalam file digital dengan sendirinya yang dapat dilihat secara online jarak jauh menggunakan alamat IP yang ditetapkan. Tidak memerlukan perangkat keras untuk memutar video bahkan perangkat NVR. Pada NVR atau Video Recorder Jaringan hanyalah ada untuk merekam video memungkinkan untuk memutar beberapa video dengan tanggal dan waktu. Jika rekaman sangat penting maka dapat digunakan pada perangkat NVR atau dapat menggunakan hard disk komputer untuk merekam video. NVR sebagian besar digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki beberapa IP kamera. Koneksi pada alat ini sudah benar-benar tidak menggunakan kabel.
IP Camera adalah kamera yang mendigitalkan dan memproses gambar analog, mengkodekan-nya internal, dan kemudian mengirimkan informasi video digital melalui koneksi Ethernet ke komputer atau perangkat serupa. Sebuah kamera IP dapat memiliki sebuah CMOS atau CCD sensor, dan tersedia dalam gaya yang sama dengan kamera pengintai tradisional seperti Pan / Tilt / Zoom, kubah, peluru, kotak, inframerah, rahasia, dan nirkabel.
IP kamera biasanya dilengkapi server web tertanam dan dapat diakses dan dikontrol setiap jaringan IP seperti WAN, LAN, Intranet, atau Internet. Dengan memanfaatkan web browser standar atau klien pengguna perangkat lunak dapat melihat output video kamera IP dari lokasi lokal atau remote.
IP kamera menggabungkan kemampuan kamera dengan beberapa fungsi PC, tidak memerlukan koneksi langsung ke PC untuk beroperasi, dan dapat ditempatkan di mana saja dalam jaringan. Sama seperti PC lainnya pada jaringan, kamera IP adalah "jaringan alat" Ini memiliki alamat IP-nya,. Terhubung langsung ke jaringan kabel atau nirkabel dan membutuhkan pemeliharaan.

Metode Video Streaming

Secara umum metode streaming video sangatlah sederhana, yaitu dengan membagi video dalam beberapa bagian paket yang dienkode sebelum dikirim, selanjutnya pada resicivier, oaket tersebut akan didekode agar bisa diputar. kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sampai paket video telah terkirim sepenuhnya.

contoh: :
saya akan menonton pidato Presiden Amerika melalui website abcnews.go.com, maka tv abc akan memecah video pidato Presiden dalam beberapa paket yang diencode dalam sebuah file video codec seperti H.264 or WebM, selanjutnya paket tersebut dikirim dan diterima oleh user dalam bentuk bitstream yang digabungkan kembali dan disimpan dalam buffering memory. bitstream tersebut kemudian diencode menjadi file bertipe FLV atau lainnya. nah…. file inilah yang kemudian diputar oleh browser.
Apa yang dimaksud dengan video streaming dan jelaskan cara kerjanya!
Streaming adalah sebuah teknologi untuk memainkan file video atau audio secara langsung ataupun dengan pre-recorder dari sebuah mesin server (web server). Dengan kata lain, file video ataupun audio yang terletak dalam sebuah server dapat secara langsung dijalankan pada user interface sesaat setelah ada permintaan dari user, sehingga proses running aplikasi yang didownload berupa waktu yang lama dapat dihindari tanpa harus melakukan proses penyimpanan terlebih dahulu. Saat file video atau audio di stream, akan berbentuk sebuah buffer di komputer client dan data video – audio tersebut akan mulai di download ke dalam buffer yang telah terbentuk pada mesin client. Dalam waktu sepersekian detik, buffer telah terisi penuh dan secara otomatis file videoaudio dijalankan oleh sistem. Sistem akan membaca informasi dari buffer dan tetap melakukan proses download file, sehingga proses streaming tetap berlangsung ke mesin.

www.tempatcctv.wordpress.com/2012/05/02/kamera-cctv-vs-ip-kamera/
www.aventuracctv.com/id/analog_vs_ip/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar